| Pengunjung melihat galeri UKM dan UMKM di galeri Semarangan yang digelar di Lobby Gedung Moch.Ikhsan Lt.1 Balai Kota Semarang. (Dok) |
SEMARANG - Produk-produk unggulan
Semarang yang berasal dari kegiatan UKM, UMKM dan Deskranada (Dewan Kerajinan
Nasional Daerah) Semarang menjadi sarana efektif untuk mempromosikan dan mengembangkan
usaha produk-produk unggulan.
Acara Galeri Semarangan diharapkan dapat
dimanfaatkan untuk membuka peluang besar bagi produk industri dan kerajinan
untuk lebih bisa mengembangkan serta mengenalkan produknya pada semua
masyarakat luas khususnya di Kota Semarang.
Kata Wali Kota Semarang, Hendrar
Prihadi, semakin banyak sarana yang digunakan dalam mempromosikan UKM dan UMKM,
akan semakin berkembang pula usaha tersebut, sehingga kegiatan promosi
mampu mendorong dan menghasilkan kemandirian ekonomi daerah.
Disamping itu, koperasi dan UKM, UMKM,
mampu menjadi pelopor terbesar dalam upaya mengurangi jumlah pengangguran.
Pemasaran atau marketing merupakan salah satu kunci utama agar produk-produk
UKM danUMKM yang ada semakin dikenal dan dicintai masyarakat.
“UMKM mampu membuka lapangan pekerjaan
yang baru bagi masyarakat Kota Semarang,” ujar Hendi, kemarin.
Sementara itu, Kepala Dinas
Koperasi dan UMKM, Litani Zaenuri, dalam laporannya menuturkan, bahwa dalam
peresmian Galeri Semarangan terdapat 5 Cluster, diantaranya Cluster Batik,
Cluster Handycraft, Cluster Bandeng, Cluster Olahan Pangan, dan Cluster
Pariwisata.
Adanya Galeri Semarangan ini merupakan
wujud keberpihakan Pemerintah Kota Semarang pada pelaku usaha UMKM dan
anggota Dekranasda (Dewan Kerajinan Nasional Daerah) Kota Semarang
yang merupakan pemicu semangat untuk dapat meningkatkan kreativitas dan
kualitas produk mereka serta dapat mengembangkan inovasi.
“Dalam membuat
kerajinan tangan maupun olahan pangan walaupun dari bahan-bahan yang
sederhana yang dimanfaatkan dapat menghasilkan sebuah karya dan memiliki nilai
jual yang tinggi sesuai mutu dan kualitasnya,” ujarnya. (lam/b6)







0 comments:
Post a Comment